Senin, 29 Juni 2020

DIRUMAH AJA!

DI Indonesia wabah ini diberi nama covid 19 indonesia dan hingga pada tanggal 24 maret 2020 sudah tersebar ke 24 provinsi. Proses penularannya yang mudah dan sangat cepat membuat pemerintah harus dengan sigap dan tanggap mengeluarkan kebijakan untuk menekan penularan virus covid 19 ini agar tidak meluas ke provinsi lainnya.
Beberapa Negara yang terjangkit virus ini sudah melakukan serangkaian kebijakan mulai dari lockdown yaitu mengunci masyarakatnya agar tidak masuk atau meninggalkan negaranya seperti Negara italia dan Negara tetangga Malaysia. Namun ada juga yang memilih untuk memberlakukan sosial distancing atau pembatasan sosial seperti Negara Indonesia.
tetap dirumah melakukan aktivitas seperti biasanya.
Meskipun terlihat sangat menjengkelkan dan terasa membosankan namun untuk meredam ganasnya penyebaran virus ini masyarakat mau tak mau harus menaatinya.
Namun masih banyak dari kalangan masyarakat yang masih ngeyel dan tidak mengindahkan aturan tersebut. Pada hal anjuran ini jelas-jelas untuk menjaga keselamatan dirinya dan anggota keluarnya. Begitu juga dari kalangan generasi muda masih ada beberapa yang memiliki kesadaran yang minim. Seolah tidak peduli dengan keselamatan nyawanya. Masih pergi keruyunan tidak jelas, kumul-kumpul, tidak menyadari bahwa kecerebohan ini dapat membahayakan keselamatan orang banyak.
Disinilah generasi muda sebagai generasi harapan bangsa menunjukkan kepeduliannya. Memberikan kontribusi pada negara sebagai kaum pelopor perubahan kemajuan dengan melihat kondisi masyarakat saat ini sedang kesusahan akibat virus covid-19. Jangan sampai generasi muda berpikiran apatis dan acuh tak acuh dengan keadaan ini.
Cara yang tepat untuk membantu pemerintah saat ini dalam melawan pendemi corona adalah dengan dirumah aja. Dirumah aja dulu merupakan bagian dari sosial distancing agar masyarakat untuk sementara waktu tidak kemana-mana alias stay home.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan khususnya generasi muda sewaktu melaksanakan kebijakan tersebut.
1. Isolasi mandiri
Melakukan karantina mandiri dirumah adalah tindakan yang efektif saat ini. Menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan rumah. Tidur secukupnya saja jangan berlebihan karena ternyata tidak baik untuk kesehatan. Kemudian makan secara teratur dengan pola gizi yang seimbang. Harus tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh meski sedang berada didalam ruangan. Mengingat ada beberapa kasus positf meski tanpa gejala.
2. Menggunakan internet dengan bijak
Gunakan internet secukupnya saja, Jangan terlalu lama bermain di dunia maya. Membuka portal yang terpercaya dan inkredibel agar tidak terpapar hoax covid 19 yang kian marak. Menggunakan internet untuk mendapatkan informasi yang dapat menambah wawasan seperti mengunduh buku elektronik (e-book), majalah, berita yang meyediakan informasi terkait perkembangan situasi diluar.
3. Harus tetap produktif
Meski diharapkan untuk tetap dirumah dulu dan sebagian dari aktivitasnya terlihat sedang malas-malasan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktiv. Bagi sebagian besar yang berpropesi sebagai mahasiswa yang sekarang kuliah tidak tatap muka lagi alias daring harus tetap melakukan kewajibannya sebagai mahasiswa. Membaca, belajar menulis dan mengerjakan tugas yang diberikan dosen harus tetap dilaksanakan.
Ingat ada pasal Pasal 93 uu no.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan berbunyi setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana penjara 1 tahun dan atau denda paling banyak rp.100.000.000. jangan sampai generasi muda terjerat pasal ini dan menjadi penghalang kemajuan bangsa ini.
Untuk sementara waktu dalam rangka menjegah merebaknya virus covid 19 para generasi muda dapat melakukan aktivitas diatas. Ini semata-semata adalah untuk keselamatan banyak orang. Untuk diri sendiri, keluarga tercinta dan untuk bangsa Indonesia. Mengajak teman-teman yang masih ngotot untuk berkegiatan diluar agar melakukan karantina mandiri dirumah. Dirumah aja dulu bukan berarti hanya makan, tidur, main game, tidur dan makan lagi tanpa melakukan sesuatu yang berguna.
Daripada hanya rebahan lakukanlah sesuatu yang dapat membantu Negara ini. Lakukan kesadaran dan kebiasaan ini dengan dimulai dari diri sendiri. Harapannya dengan mengajak generasi muda agar tetap dirumah aja dapat memperlambat peyebaran virus ini dan secepatnnya Indonesia dapat segera pulih.

PENCEGAHAN VIRUS!!!

Untuk mencegah penyebaran COVID-19:
Bersihkan tangan Anda secara rutin. Gunakan sabun dan air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
Selalu jaga jarak yang aman dengan orang yang batuk atau bersin.
Jangan sentuh mata, hidung, atau mulut Anda.
Saat Anda batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan lengan Anda atau tisu.
Tetaplah di rumah jika Anda merasa tidak enak badan.
Jika Anda demam, batuk, atau kesulitan bernapas segera cari bantuan medis. Hubungi terlebih dahulu.
Ikuti arahan otoritas kesehatan lokal Anda.
Menghindari kunjungan yang tidak diperlukan ke fasilitas medis memungkinkan sistem kesehatan beroperasi dengan lebih efektif. Tindakan ini akan melindungi Anda dan orang lain.

PENTINGNYA KITA DIRUMAH SAJA.

VIRUS COVID 19

 adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).
Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona (COVID-19)

Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Menurut data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Republik Indonesia, jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga 29 Juni 2020 adalah 54.010 orang dengan jumlah kematian 2.754 orang. Tingkat kematian (case fatality rate) akibat COVID-19 adalah sekitar 5,1%.
Jika dilihat dari persentase angka kematian yang di bagi menurut golongan usia, maka lansia memiliki persentase tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan golongan usia lainnya.
Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, 60,6% penderita yang meninggal akibat COVID-19 adalah laki-laki dan 39.4% sisanya adalah perempuan.

Gejala Virus Corona (COVID-19)


Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

TAK KAN TERLUPA

Aku ingat tawa lepas kita
Aku pun masih ingat amarah kita,
yang saling mengadu dan memberontak
Kita pernah bertegang rasa
Kita juga pernah beradu
Bahkan sempat tak mengenal satu sama lain
Tapi kenapa,
Aku selalu memikirkanmu
Dan kau pun juga mengatakan itu

Selamat Jalan Teman

Teman adalah bentuk nyata dari suatu penghargaan
Sedang musuh adalah bentuk semu dari suatu ujian
Dan hal yang paling kutakutkan dari seorang teman adalah,
Ketika aku melihat punggungnya
Dan ia semakin menjauh tak menoleh

Minggu, 28 Juni 2020

Kita Akan Bertemu Lagi

Tepat di luar matahari terbenam
Seseorang menungguku
Tepat di luar matahari terbenam
Itu adalah takdirku.
Di mana gunung nampak ragu
Berbaringlah dalam ketenangan yang dalam
Di sana saya akan menemukan harta karun itu
Cinta selamanya, kekal abadi didalam hati
Tepat di luar matahari terbenam
Menunggu seseorang dalam rindu
Tepat di luar matahari terbenam
Sendirian mereka menunggu di sana
Tepat di luar matahari terbenam
Itu rumah bagi saya
Di mana dunia ini damai
Seperti surga seharusnya
Tepat di luar matahari terbenam
Suatu hari nanti,
Kita pasti akan segera bertemu lagi

MENYERAH

maaf, aku harus menyerah
telah lama kucoba untuk bertahan namun aku semakin terluka
maaf, aku harus menyerah
kuat inginku untuk bertahan namun hati tak bisa lagi menerima
maaf, aku harus menyerah
luka ini sudah terlalu dalam hingga membuat hatiku pecah bergelimang darah
maaf, aku harus menyerah
menghentikan langkah menutup semua lembar kisah mimpi indah sepasang anak manusia
yang bercerita tentang cinta
maaf, aku sudah menyerah….